Jumat, 13 November 2015

Monitor Speaker Amplifier dan Monitor Headphones


.

Monitor Amplifier juga disebut Foldback Amplifier adalah box Speaker sistem yang digunakan sebagai alat bantu bagi penyanyi dalam mendengarkan suara mereka atau bagi para pemain alat musik adalah control suara saat di panggung. Dengan demikian, speaker monitor tentu mengarah atau menghadap ke player/ penyanyi pada bagian area panggung. Suara yang dikirim pada umumnya adalah gabungan audio dari vokal atau instrumen alat musik yang berbeda dari hasil mixing yang dikirim ke sistem 'Main Loudspeaker'. Box Monitor Speaker yang sering bentuk segitiga yang mengarahkan output alat ini agak condong ke arah pemain/ penyanyi. Penempatan Monitor Speaker di lantai panggung.

Macam-macam Monitor Amplifier Menurut Fungsi dan Penempatannya

Berikut ini kita akan melihat macam-macam monitor ditinjau dari fisik dan kegunaan. Monitor ini saya bahas menjadi bermacam kategori yaitu;
  • Monitor Panggung menggunakan Loudspeaker dan Amplifier
  • Monitor Headphones

Speaker Monitor pada panggung

Monitor Panggung ini menggunakan Loudspeaker dan Amplifier yang diletakkan di atas panggung dan bisa didengar oleh banyak orang yang terdapat di sekitar panggung. Speaker Monitor ini dibagi menjadi beberapa jalur (way output) pendistribusian dan fungsi, yaitu;

1. Dua Way System Monitor

Lihat gambar berikut

Monitor Speaker Amplifier
Dua way adalah desain dual driver dengan Speaker Cone dan Horn dalam satu kabinet, monitor Amplifier ini lebih kecil untuk menghemat tempat di panggung. Pengeras suara ini biasanya membutuhkan lebih sedikit daya dan volume level dari pada Main Sistem Speaker, hal ini karena mereka hanya perlu memberikan suara untuk beberapa orang yang berada relatif dekat dengan loudspeaker masing-masing. Pada jenis monitor ini audio yang datang adalah berasal dari FOH Mixer. Artinya Mixer mengirim ulang suara pada channel microphone/ instrument musik dari bagian AUX channel ke input Monitor terdekat dari microphone vokal itu berada. Zaman sekarang orang sudah menggunakan Active Speaker System untuk dipergunakan sebagai monitor Speaker kontrol.

2. Monitor Amplifier Instrument Musik untuk Bass

Monitor ini berada dekat dengan pemainnya. Sumber bunyi berupa bass guitar dapat dikontrol oleh player tersebut tanpa campur tangan operator FOH. Mereka dapat mengatur Tone frequency dan Level suara yang mereka inginkan. Operator FOH hanya menyarankan agar saat player menyetel control suara pada Kabinet Monitor Amplifier ini tidak terlalu kuat hingga menutupi suara dari perangkat monitor yang lain. Pneggunaan Speaker pada Monitor ini menggunakan speaker dengan ukuran 18 inchi, kadang masih menggunakan Tube Lamp untuk Amplifier-nya dengan voltage yang besar. Perangkat sejenis untuk keperluan Monitor instruments panggung adalah monitor Amplifier untuk Keyboard dan juga Lead Guitar.

3. Speaker Kecil tapi Big Power Amplifier

Sekarang ini produsen telah merancang Amplifier untuk digunakan sebagai sebuah komponen dari sistem PA kecil atau sebagai sebuah loudspeaker monitor. Abad 21 ini sejumlah produsen telah menghasilkan produk Powered Monitor Speaker yang berisi Amplifier terpadu.

Penggunaan monitor pengeras suara baik itu menggunakan aktif speker (dengan amplifier terpadu di dalamnya) atau speker pasif tentu membutuhkan lebih banyak kabel dan perlengkapan panggung, ini mengakibatkan terlihat berantakan.

Monitor pada Telinga (Headphones)

Monitor di telinga adalah headphone yang telah dirancang untuk digunakan sebagai monitor untuk ferforma yang hidup. Pada umumnya phones monitor di telinga adalah terbuat dari fitur karet atau busa tips yang dapat dimasukkan ke dalam telinga siapapun. Monitor di telinga yang hampir selalu digunakan dalam hubungannya dengan sistem transmisi nirkabel. hal ini memungkinkan pemain untuk bergerak bebas di atas panggung sambil mempertahankan Mixing monitor mereka.
Monitor Headphones
Menggunakan speaker monitor bukan di telinga memonitor biasanya mengakibatkan peningkatan volume panggung yang dapat menyebabkan masalah umpan balik dan kerusakan pendengaran progresif bagi pelaku di depan mereka. Kejelasan campuran untuk pemain di panggung ini juga biasanya tidak sejelas mereka mendengar lebih asing kebisingan dari di sekitar mereka.

Monitor di telinga menawarkan cukup isolasi untuk pemain yang menggunakan mereka, yang berarti bahwa operator monitor dapat menginginkan mixing suara jauh lebih akurat dan jelas. Dengan monitor di telinga, setiap pemain dapat dikirim campuran sendiri disesuaikan; Meskipun ini juga terjadi dengan speaker monitor, monitor di telinga dari satu pemain tidak dapat didengar oleh musisi lain. Kelemahan dari isolasi ini adalah bahwa pemain tidak bisa mendengar kerumunan atau pemain lain di panggung yang tidak memiliki mikrofon (misalnya pemain bass). Ini telah diatasi dengan produksi yang lebih besar dengan mendirikan sepasang mikrofon pada setiap sisi panggung menghadap penonton yang dicampur ke dalam mengirim monitor di telinga.

Sejak diperkenalkan pada pertengahan 80-an, monitor di telinga telah tumbuh menjadi pemantauan pilihan paling populer untuk tur besar tindakan. Pengurangan atau penghapusan pengeras suara selain instrumen amplifier di panggung telah memungkinkan untuk lebih bersih dan lebih problematis dalam pencampuran situasi untuk kedua bagian depan rumah dan operator monitor. Umpan balik lebih mudah untuk mengelola dan ada kurang suara memantul dinding belakang panggung keluar ke penonton yang mempengaruhi kejelasan bagian depan Soundman FOH berusaha untuk memixing secara maksimal.

Aplikasi dan Pengaturan

Sistem penguatan suara yang digunakan dalam berbagai macam pengaturan yang berbeda, masing-masing yang menimbulkan tantangan yang berbeda pula.

Baca juga rubrik berikut ini
  • Equalizer Sound System dan Cara Setting yang Benar
  • Peralatan Apa saja yang Diperlukan dalam Sound System

Terimakasi atas kunjungan anda.


.

Share this