Selasa, 08 Desember 2015

Pengenalan Dasar tentang Impedansi Speaker



.

Apa artinya Impedansi pada speaker?

Teori Impedansi Speaker - Mungkin setiap kali kita membeli loudspeaker, tentu kita akan menemukan data spesifikasi dalam kardus tentang daya speaker dan impedance yang diukur dalam satuan ohm. Sebagian dari kita akan bertanya-tanya tentang apa maksud dari impedansi ini. Memahami segala sesuatu tentang ini cukup rumit, tetapi Anda tidak perlu mengerti segala sesuatu tentang hal itu untuk mendapatkannya. Dalam tulisan ini, saya akan mengupas apa yang perlu Anda ketahui tentang impedansi pada loudspeaker atau Sound Speaker.

Impedansi mirip dengan aliran air

Dasar Impedansi Speaker System - Orang audio yang paham dalam mengistilahkan impedansi ini mengumpamakannya dengan prinsip kerja aliran air dalam pipa. Dalam impedansi kita akan menjumpai Watt, Volt dan Power, ini adalah analogi yang patut diketahui. Itu sebabnya saya akan menggunakan pengistilahan itu dengan sesuatu yang nyata dalam kehidupan kita.

Coba kita bayangkan speaker sebagai pipa, lalu bayangkan sinyal audio berjalan saat kita memainkan musik seolah mirip dengan air yang mengalir melalui pipa. Semakin besar pipa maka semakin mudah air dapat mengalir. Artinya, ini seolah semakin banyak air dapat mengalir melalui itu. Speaker dengan impedansi rendah adalah seperti sebuah pipa besar. Ini memungkinkan sinyal listrik lebih mudah melaluinya dan biarkan itu mengalir dengan mudah.

Daya Output Power Amplifier dan Impedansi Speaker

Pengenalan Impedansi Speaker System - Anda akan melihat sebuah Amplifier dinilai untuk menyampaikan daya 100 watt pada posisi impedansi 8 ohms, mungkin daya output amplifier yang terjadi adalah 150 atau 200 watt pada impedansi 4 ohms. Semakin rendah impedansi maka semakin mudah listrik mengalir melalui speaker. Apakah ini berarti Anda harus membeli speaker dengan impedansi rendah? Belum tentu, karena banyak Amplifier tidak dirancang untuk bekerja dengan speaker 4 ohm. Hati-hati dalam hal ini.

Impedansi Speaker Aktif - Speaker aktif di zaman sekarang sudah menerapkan teori ini dalam memaksimalkan daya walau dengan berat perangkat yang ringan. Perangkat ini menggunakan speker dengan impedansi rendah (kadang di bawah 4 Ohm) namun Power Amplifier yang dirancang tidak memerlukan energi listrik yang besar, dalam hal ini tidak menggunakan daya output yang besar, komponen elektronik dan Power supplai-nya pun kecil.

Apakah impedansi rendah berarti berkualitas tinggi?

Mengambil hampir semua loudspeaker yang dilakukan hari ini menghubungkannya ke hampir semua Amplifier akan mendapatkan volume lebih dari cukup untuk kapasitas ruang tamu Anda. Jadi apa keuntungan dari menggunakan loudspeaker 4 ohm dengan loudspeaker 8 ohm.

Impedansi Speaker System

Impedansi Speaker perubahan sebagai suara berjalan naik dan turun di lapangan (atau frekuensi). At, mengatakan, 41 Hz (catatan terendah pada gitar bass standar), impedansi loadspeaker Anda mungkin menggunakan 10 Ohm. Tapi di 2.000 Hz (mendapatkan ke dalam rangkaian atas biola), impedansi mungkin hanya 3 Ohm. Atau itu bisa dibalik. Impedansi spesifikasi Anda melihat speaker ini hanya kasar rata-rata. Anda dapat melihat di grafik di bagian atas artikel bagaimana impedansi loudspeaker berbeda tiga perubahan sebagai frekuensi suara perubahan.

Beberapa dari para ahli loudspeaker lebih menuntut seperti bahkan keluar impedansi loudspeaker untuk lebih konsisten suara melalui berbagai seluruh audio. Sama seperti ketika pengamplasan sepotong kayu Anda menghapus pegunungan tinggi dari gandum, seorang insinyur loudspeaker mungkin menggunakan sirkuit listrik untuk meratakan daerah impedansi tinggi. Inilah sebabnya mengapa loudspeaker 4 ohm umum di high-end audio, tapi jarang di massa pasar audio.

Sistem Anda bisa mengatasinya?

Jika Anda memilih loudspeaker 4 ohm pastikan Amplifier anda bisa mengatasinya. Kadang-kadang hal ini tidak jelas. Tetapi jika produsen amp receiver menerbitkan peringkat daya ke 8 dan 4 ohms. Paling terpisah amplifier (yaitu, tanpa built-in preamp) dapat menangani speaker 4 ohm.

Speaker untuk Audio Car Sound System

Car Speaker System - Berbicara tentang sound system mobil, satu catatan terakhir yaitu pada audio mobil memakai 4 ohm speaker adalah normal. Hal ini karena sistem audio mobil berjalan pada 12 volt DC bukan 120 Volt AC. Impedansi 4 ohm memungkinkan audio speaker mobil untuk menarik lebih banyak daya dari Amplifier audio mobil bertegangan rendah. Tapi jangan khawatir audio Amp mobil dirancang untuk digunakan dengan speaker impedansi rendah. Jadi nikmatilah.
Speaker untuk Audio Car Sound System - Speaker JBL GT 5-652
Speaker untuk Audio Car Sound System - Speaker JBL GT 5-652

Penutup
Demikianlah yang dapat saya sampaikan tentang pengenalan dasar impedansi Speaker System pada sound system di halaman ini.

Baca juga belajar materi sound system lainnya yaitu :

Semoga artikel tentang Sound Speakers ini memberi manfaat.


.

Share this

Artikel Terkait